Berita

02 Feb 2018
Menyuarakan Suara OYPMK dan Penyandang Disabilitas Melalui Foto

Sepasang lalat sedang asyik-asyik. Banyak orang yang memandang sebelah mata terhadap orang yang pernah mengalami kusta dan penyandang disabilitas padahal kami pun membutuhkan pasangan hidup. Kami ingin membangun keluarga yang bahagia dan turut serta menciptakan masyarakat yang harmonis. Firmansyah.

Photo dan caption diatas merupakan ungkapan keprihatinan dari orang yang pernah mengalami kusta (OYPMK). Penyandang disabilitas dan OYPMK seringkali dipandang sebelah mata oleh masyarakat umum, dianggap tidak mampu, dianggap mudah tersinggung, hingga dianggap kutukan. Sepuluh foto dalam slide ini adalah karya dari peserta pelatihan Photovoice yang mewakili suara OYPMK dan Penyandang Disabilitas. Foto-foto ini secara simbolik menggambarkan situasi kehidupan mereka saat ini dan harapan mereka terhadap masa depan.

NLR Indonesia mengadakan Pelatihan Photovoice bagi mitra organisasi lokal pada tanggal 18-21 Desember 2017 di Solo, Jawa Tengah. Photovoice merupakan metode advokasi yang mengkombinasikan antara seni fotografi dan jurnalisme dengan mengangkat suatu isu dengan tujuan menginisiasi terjadinya perubahan sosial. 

Peserta merasakan manfaat dari pelatihan Photovoice ini khususnya dalam menyampaikan aspirasi kepada pemangku kebijakan yang tidak mudah diungkapkan secara lisan. Fokus pada foto dapat membantu mereka yang sering merasa tidak mampu atau tidak nyaman dalam mengungkapkan pendapat secara lisan. 

“Training photovoice sangat membantu kami dalam menyampaikan aspirasi kepada pemangku kebijakan, yang biasanya kami segan berbicara tapi melalui foto kami bisa menuliskan aspirasi kami” Reza Mahmud, Perhimpunan Mandiri Kusta - Sulawesi Selatan.

“Photovoice memberikan ruang bagi siapa saja untuk mengungkapkan pendapatnya yang kadang susah untuk diucapkan. Photovoice menjadi media untuk bisa berbagi informasi dengan semua orang melalui foto”. Martina Majid - Yayasan Perempuan BESKAR Bone

Melalui kegiatan ini, NLR bersama mitra organisasi lokal berharap lebih banyak orang yang mengetahui hak-hak OYPMK dan penyandang disabilitas serta melakukan perubahan sosial untuk lingkungan yang lebih inklusif bagi OYPMK dan penyandang disabilitas.

 

Copyright © 2016 Netherlands Leprosy Relief Indonesia