Berita

30 Jul 2018
Penandatangan Memorandum Saling Pengertian (MSP) dengan Kementerian Kesehatan RI

Jakarta, senin 09 Juli 2018, bertempat di Hotel JS Luwansa dilakukan Penandatangan Memorandum Saling Pengertian (MSP) kerjasama antara Kementerian Kesehatan RI dengan Netherlands Leprosy Relief. Direktur Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Menular Langsung, dr. Wiendra Waworuntu, M.Kes, beserta perwakilan Subdit KUSTA, Subdit Gangguan Indera dan Fungsional serta Biro Kerjasama Luar Negeri menyaksikan penandatangan MSP antara Kemenkes RI dengan NLR.

Penandatanganan MSP dilakukan oleh Sekretaris Direktur Jenderal Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Kementerian Kesehatan RI, dr. Asjikin Iman H. Dachlan dengan Jan van Berkel, Direktur Netherlands Leprosy Relief. Kesepakatan Bersama ini bertujuan untuk melaksanakan upaya pencegahan penularan penyakit kusta dan pembangunan yang inklusif bagi penyandang disabilitas akibat kusta.

 

Penandatanganan MSP ini merupakan komitmen Netherlands Leprosy Relief untuk terus mendukung tercapainya Roadmap Eliminasi kusta di Indonesia, melalui berbagai uji coba pendekatan inovatif untuk penemuan dini kasus kusta antara lain implementasi program LPEP dan PEP++,  menyediakan pendampingan teknis untuk staf teknis di provinsi dan di tingkat nasional serta mengembangkan strategi untuk kegiatan promosi kesehatan dengan perhatian khusus pada perempuan dan anak.
 
dr. Asjikin Iman H. Dachlan mewakili Pemerintah Republik Indonesia menyambut baik upaya ini dan berharap dengan penandatanganan kesepakatan bersama ini Kemenkes dan NLR Indonesia dapat meningkatkan upaya-upaya pencegahan dan pengendalian kusta. Beliau menyatakan bahwa tujuan utama kerja sama antara Kemenkes dan NLR adalah mendukung ROADMAP Pengendalian Kusta Nasional. Kementerian Kesehatan bersama NLR juga bekerjasama untuk meningkatkan kesadaran masyarakat mengenai kusta sehingga mengurangi stigma tentang kusta di masyarakat.          

Dalam kesempatan ini Direktur NLR, Jan van Berkel menyampaikan apresiasi kepada Kementerian Kesehatan atas kerjasama dengan NLR, khususnya atas keberhasilan pilot project LPEP di kabupaten Sampang dan Sumenep Jawa Timur. Project LPEP terbukti dapat mencegah risiko penularan kusta dengan memberikan obat single dose rifampicin (SDR) kepada kontak terdekat yang berhubungan erat dengan pasien kusta. Melalui project ini pemerintah Indonesia bersama dengan NLR menghasilkan bukti-bukti yang oleh WHO telah dimasukkan dalam pedoman pertama untuk diagnosis, pengobatan dan pencegahan kusta (Guidelines for the diagnosis, treatment and prevention of leprosy). Jan van Berkel menyatakan kerjasama ini merupakan satu langkah maju untuk mempercepat upaya menghentikan penularan penyakit kusta serta meningkatkan partisipasi orang yang pernah mengalami kusta dalam kehidupan bermasyarakat.

Copyright © 2018 Netherlands Leprosy Relief Indonesia