Info Seputar Kusta

Unduh Infografis .jpg atau .pdf
Apa itu Kusta?
Kusta adalah penyakit menular yang disebabkan oleh bakteri mycobacterium leprae yang dapat menyebabkan kerusakan kulit, saraf, alat gerak dan mata.
Bagaimana terjadinya penularan kusta?
Bakteri kusta diyakini menular melalui pernapasan namun hanya akan menular jika terjadi kontak langsung dan berulang-ulang dengan pasien kusta yang belum berobat. Kusta tidak dapat tertular jika seseorang hanya bersentuhan sekali atau dua kali dengan pasien kusta.

Apakah saya bisa terkena kusta?
Kusta tidak mudah menular, yang beresiko hanya 2 orang dari 100 orang. Orang sehat hanya beresiko terkena kusta jika tingkat kekebalan tubuh dan gizi sedang menurun.
Berapa banyak orang terkena kusta? Apakah kusta merupakan masalah besar? 
WHO menyebutkan ditemukan sekitar 214.000 kasus baru setiap tahun di dunia. Tahun 2016, sekitar 16,000 kasus baru ditemukan di Indonesia atau sebesar 6,5 kasus per 100.000 penduduk. Tiga negara dengan kasus kusta terbanyak adalah India, Brazil dan Indonesia.
Bagaimana gejala kusta?
1. Terdapat bercak keputihan atau kemerahan pada kulit (seperti panu atau penyakit kulit lainnya).
2. Kerusakan saraf yang mengarah pada hilangnya rasa di lengan dan kaki (kebal).
3. Lemah otot dan kelumpuhan terutama pada tangan dan kaki.
4. Masalah penglihatan yang dapat menyebabkan kebutaan.

Apakah kusta bisa dicegah?
Saat ini vaksin kusta sedang diujicoba di India. Di Indonesia juga sedang dikembangkan satu pendekatan baru yang dapat mengurangi risiko tertular kusta.
Bagaimana cara penyembuhan kusta?
Pengobatan MDT (multi-drug-therapy) disediakan oleh pemerintah secara gratis, tersedia di puskesmas terdekat. Lama pengobatan adalah 6 hingga 12 bulan. Pasien kusta yang telah minum dosis pertama MDT tidak lagi memiliki daya tular.

“Ingat, kusta bisa disembuhkan dan bukan merupakan kutukan atau hukuman dari Tuhan”

Copyright © 2016 Netherlands Leprosy Relief Indonesia