Kisah Inspiratif

06 Dec 2017
Merawat luka yang tidak terlihat

Usianya baru tiga belas tahun ketika Jacob melihat munculnya bercak-bercak merah di lengan. Jacob besar dan tinggal di Bunaken, sebuah pulau kecil di pesisir Sulawesi Utara. Sejak 2001, petugas kesehatan kusta mengunjungi pulau Bunaken untuk mencatat kasus kusta baru.

“Saya katakan kepada tante saya bahwa lengan saya terlihat aneh dan tante saya terkejut sekali. Kami lalu pergi ke rumah sakit di pulau lain. Di sana dokter memeriksa saya dan memberikan obat, tapi obat itu tidak dapat menyembuhkan saya. Mengapa bercak-bercak itu tidak hilang? Apa yang harus saya lakukan?”

"Akhirnya saya tumbuh dewasa menjadi seorang pria yang minder. Saya kira saya memiliki kusta, tapi saya tidak yakin. Saya tidak berani bercerita kepada siapa-siapa, bahkan tidak kepada istri saya sendiri. Saya menenggelamkan ketakutan itu dengan minuman keras dan pergaulan yang buruk”.

“Keadaan saya berubah menjadi buruk. Saya merasa kesepian sekali. Kulit saya berubah warna menjadi lebih gelap, dan jari-jari saya menjadi bengkok. Saya menyembunyikannya dari semua orang. Saya mulai menyesali diri...seandainya saya mencari pertolongan lebih awal.... seandainya saya berani bercerita....seandainya...”

"Di saat keadaan saya sangat terpuruk, tiba-tiba seorang petugas kesehatan yang baru bekerja di pulau Bunaken datang ke rumah saya.  Saya rasa ini seperti sebuah keajaiban!. Beliau mengirimkan data-data saya kemudian secara resmi saya dinyatakan memiliki kusta. Dengan pengobatan yang tepat, akhirnya saya pun sembuh. Akhirnya saya bebas dari kusta. Saya merasa bebas sekali”

“Saya dan keluarga selalu memeriksakan diri untuk tanda-tanda kusta setiap tahunnya. Saya telah menjadi ketua kelompok perawatan diri di pulau kami. Ada tiga belas anggota yang semuanya adalah orang yang pernah mengalami kusta. Kami membantu petugas kesehatan menemukan kasus kusta baru. Kami juga saling berbagi tentang pengalaman kusta dan saling merawat, termasuk merawat luka yang tidak terlihat. Dengan saling berbagi itu, pulau kecil kami sekarang terbebas dari stigma. Sekarang tidak ada orang yang perlu malu seperti saya dulu”.

Berkat kunjungan rutin petugas kesehatan kusta dan adanya kelompok perawatan diri di pulau Bunaken, stigma terhadap kusta telah dihapuskan dan kasus-kasus kusta dapat ditangani lebih awal. Selama tiga tahun terakhir, hanya terdapat satu kasus baru untuk kusta di pulau ini.

Copyright © 2016 Netherlands Leprosy Relief Indonesia